Sayang Quran didirikan oleh Bapak Andi Irman Patiroi bersama istri beliau Catur Wahyuningsih pada tanggal 03 Januari 2013. Awalnya lembaga ini bernama Al Gibran Sekolah Al Quran yang diambil dari nama anak sulung beliau yaitu Andi Gibran, demi mewujudkan salah satu cita-citanya untuk memiliki Pesantren. Lalu pada tahun 2025 kami mengganti nama menjadi Sayang Quran.
Kami berdiri dengan visi dan misi yang sangat mulia, dengan tagline:
Menjadi lembaga pencetak generasi yang berpengetahuan dan berkarakter qurani.
Memberantas buta baca tulis Alquran 10.000 santri pada tahun 2035.
Sayang Quran hadir menjawab tantangan di masyarakat saat itu, dimana hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah orang Indonesia yang mahir membaca Alquran hanya 3% dari total penduduk Indonesia.
Langkah demi langkah menuju visi yang mulia
Secara legalitas, kami berbadan hukum Yayasan dengan nama Yayasan Al Gibran Generasi Qurani sesuai akta pendirian No. Akta 02.-20/07/17.
Cabang pertama kami hadiri di Cinere, wilayah Depok dan disambut dengan antusiasme tinggi dari masyarakat yang ingin belajar baca tulis Alquran dari berbagai kalangan usia mulai dari balita, anak-anak, remaja, dewasa bahkan lansia.
Cabang Vila Mutiara, Pandu Raya, Ciawi, Ragunan dan Tangerang merupakan Sayang Quran berikutnya yang berdiri dengan menggandeng para Mitra Dakwah yang memiliki kesamaan visi untuk membumikan Alquran dengan niat tulus karena Allah ta'ala.
Pada tanggal 21 Februari tahun 2025 berdiri masjid cendekia: Siti Aminah Hadiwardoyo. Masjid tersebut merupakan cikal bakal untuk menuju ke tahapan berikutnya yaitu mendirikan Pesantren Agribisnis yang akan menghasilkan generasi-generasi qurani yang memiliki ketrampilan dan jiwa berwirausaha.
Jadilah bagian dari 10.000 santri yang akan mahir membaca Al-Qur'an
Hubungi Kami